Dalam masa transisi, biasanya ada keengganan untuk melepaskan sistem operasi yang sudah jalan dengan baik di komputer. Linux menyediakan pemecahan dengan menginstal Windows NT dan Linux berbarengan dalam satu komputer dan memilih antar keduanya saat komputer menyala. Intinya adalah mengkonfigurasikan boot start up sehingga nanti dapat memilih antara Linux atau NT. Sebelumnya, ketahui dulu tips dalam menginstal dua sistem operasi ini, berdasarkan Linux-NT Loader Mini HOW-TO v1.11:
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT [operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT="Windows NT Server"
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT="Windows NT Serve[vga mode]"
# dd if=/dev/hda2 of=/bootsect.lnx bs=512 count=1
# cd /
# mount -t ntfs /dev/hda1 /mnt
# cp bootsect.lnx /mnt
# umount /dev/hda1
# cd /
# mount -t msDOS /dev/fd0 /mnt
# cp bootsect.lnx /mnt
# umount /dev/fd0
C:\ attrib -r -s boot.ini
[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT [operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT="Windows NT Server"
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT="Windows NT Server[vga mode]"
c:\bootsect.lnx="Linux"
C:\ attrib +r +s boot.ini
OS Loader V4.00
Please select the operating system to start:
Windows NT Server Version 4.0
Windows NT Server Version 4.0 [VGA mode]
Linux