File konfigurasi Samba, yakni smb.conf, secara garis besar dibagi dua bagian.
Menyangkut konfigurasi umum, pilihan-pilihan yang dijalankan atau dimatikan terhadap smbd (Samba Daemon) dan nmbd (Name Server Daemon).
Menentukan sumber daya yang akan dibagi. Pembagian folder untuk bisa diakses oleh user lain dalam Samba kaya akan pilihan.
[ nama share ]
path = tujuan dari direktori yang akan dibagi
browseable = bisa dibrowse oleh user atau tidak (boolean)
guest ok = dapat diakses oleh user yang tidak dikenal atau tidak (boolean)
writable = dapat ditulisi atau hanya bisa dibaca saja (boolean)
Contoh konfigurasi sebuah direktori yang dibagi :
[test]
comment = testing doang neh...
path = /win
read only = No
guest ok = Yes
Selain direktori, Samba juga memberikan sumber dayanya untuk dibagi. Misalnya printer.
[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
print ok = Yes
browseable = No
Selain pilihan default diatas, Samba meberikan banyak sekali pilihan-pilihan dalam membagi file dan sumber daya. Jika Anda mengkonfigurasikan lewat SWAT, pada bagian share, and bisa pilih advance share untuk mencoba pilihan-pilihan yang ada.